Oleh : Edy Susanto

Dibalik kabut pagi di lereng merbabu,
Jerit anak manusia menahan lapar, 
Dan ketidakadilan tak lagi terdengar.

Para pemimpin berfoya-foya,
Dengan janji dan istana.
Sedang para pemuka agama berdagang ayat-ayat Tuhan, 
untuk kesejahteraan perutnya.

Dan para penyair salon,
Seperti katamu, Rendra.
Mereka sibuk bersajak tentang anggur, 
dan rembulan.
Sedangkan ketidakadilan terjadi di sekitarnya.


Salatiga,
11 Januari 2019


*ditulis dalam suasana tak jelas, sedangkan ketidakadilan jelas terjadi di sekitarnya, dan para-para mereka yg bertahta dalam sosial ataupun kenegaraan tidak peduli pada jerit² kosong rakyat di sekitarnya.