
Oleh : Edy Susanto
Turun dari lereng Sindoro
Bersama angin malam
Aroma kopi Simpar singgah di hangatnya Oemah Kemantenan malam itu
Berteman sego megono yang khas,
Dipadu sego jagung
Dan jangan lupa tempe bongkrek dan sambel,
Temanggung malam berdendang
Dan akhirnya
Tembakau Lamuk Legok
melengkapkan kesyahduan malam lereng sumbing
Oemah Kemantenan berselimut kepul asap srintil
Semarang,
24 November 2018
24 November 2018
*ditulis dalam kesunyian malam, dalam ingatan tentang Oemah Kemantenan dan Lamuk Legok.

0 Komentar