Judul : Izmi & Lila
Penulis : Riawani Elyta
Penerbit : Najah
Cetakan : September 2011
Tebal : 292 hlm
Penulis : Riawani Elyta
Penerbit : Najah
Cetakan : September 2011
Tebal : 292 hlm
Survivors
Hidup untuk berjuang ataukah berjuang untuk hidup? Adalah jenis pertanyaan dilematis terkhusus bagi mereka yang harus bertahan hidup di negeri orang. Novel ini disusun cukup berwawasan dan inspiratif dengan latar belakang The Lion City, Singapura. Dimana Izmi dan Lila merupakan senter lakon yang digambarkan memiliki semangat hidup meski rintangan demi rintangan harus dihadapi dengan keharusan.
Dua sosok gadis ini merupakan awardee BBR Foundation, yakni yayasan pengelola beasiswa. Meskipun semua biaya pendidikan dipenuhi, lain halnya dengan akomodasi seperti sewa kamar, tranportasi, belanja kebutuhan pribadi dan lainnya. Ditambah lagi dengan gambaran kondisi kenaikan kurs dollar yang meskipun tidak mempengaruhi tanggungan biaya pendidikan hingga studi terselesaikan.
Keduanya tentu melalui lika – liku yang berarti, memutar otak untuk memenuhi segalanya, berjuang sana – sini. Bahkan, Izmi pun sempat diusir oleh owner / pemilik rumah dimana ia tinggal, disebabkan karena kesalahpahaman. Juga Lila yang rela menguras tenaga, waktu dan biaya guna mencari lowongan pekerjaan di kolom – kolom koran, bahkan sempat mengikuti training di suatu perusahaan.
Meskipun semuanya bermula dari tidak saling mengenal, pertemuan mereka tentu bukan suatu kebetulan. Dalam novel ini penulis menyampikan makna tersirat bahwa sebuah persahabatan yang didasari ketulusan dapat dibangun dalam waktu cukup singkat dan terkenang bertahun – tahun setelah perpisahan. Namun, disisi lain kejanggalan ditemukan pada beberapa informasi yang berusaha disampaikan, terkhusus mengenai BBR Foundation. Ditambah dengan plot yang beberapa kali meloncat seperti ketergesa – gesaan untuk sampai pada inti pesan yang hendak disampaikan.
Jombang, 15 September 2018
-enifaridah-


0 Komentar