Dik, coba ingat lagi!
Rumah ini dibuat dengan tujuan...
Dasarnya pun atas cinta...
Tapi sepi mengakrab tiap harinya...
Seolah aku teman sejati...

Dik, coba kau ingat lagi...
Saat tangan mungilmu membuka pintu...
Menyambut datangku dan oleh - oleh
Tingkahmu menari - nari dikepala, dik!
Juga gelak tawa dan canda...
Menembus ingatan yang kalut...
Merusuhi mata yang berkantung...

Dik! Biar ku ceritai dirimu...
Setiap kepulangan mengharap temu...
Bunyi tutupan pintu tak lagi sama...
Tapi dik.....
Selain menghitung duka dan bahagia...
Aku juga tak alpa merasai hampa...

Dik! Tentu tak salah jika aku rindu...
Bahkan Dilan pun tak lebih benar...
Bukan sekedar rindu yang berat...
Menantimu dalam haru juga berat...
Jika tabahku tak cukup indah...
Sedih mana lagi yang perlu dirayakan?

Dik! Coba ingat lagi!


Jombang, April 2018
-enifaridah-


*Puisi ini dibuat 5 bulan yang lalu saat adik divonis leukimia. Kupersembahkan puisi ini untuknya*