Speaker 1 : "Miss, I'm sorry. I'm come late"
Speaker 2 : "Pardon?"
Speaker 1 : "I'm come late, miss. Sorry"
Speaker 2 : "Is it I'm come late or I come late?"
Speaker 1 : "I come late, miss".
Speaker 2 : "Alright, have a sit, then".


Diluar sana, masih sering menjumpai para English learners yang tidak cukup akrab dengan penggunaan "To Be". Dimana terkadang To Be itu sendiri digunakan dengan diikuti kata kerja. Seperti contoh percakapan diatas.

Ketika Speaker 1 mengatakan "I'm come", Speaker 2 memberikan opsi "I'm come or I come?" dengan tujuan agar Speaker 1 memikirkan ulang struktur kalimat yang digunakan. Jika kalimat Speaker 1 diuraikan, maka : 
Kata come merupakan verb (kata kerja), sedangan am merupakan To Be, lalu I adalah subjek.

Lalu, apakah kalimat Speaker 1 salah? Tidak! Hanya kurang tepat. Karena sesungguhnya To Be bisa diikuti kata kerja, namun khusus kata kerja bentuk ketiga (V3) dan juga kata kerja berimbuhan -ing (V-ing)

*Waduh, gimana lagi tuh maksudnya?

Mari kita pelajari To Be melalui ulasan sederhana dibawah ini.

Perlu diketahui bahwa To Be itu sendiri terdiri dari :
1) is = he, she, it
2) am = I
3) are = you, we, they

*to be tersebut dalam bentuk present, jika dalam bentuk past menjadi was (is, am), were (are). Dalam penggunaan To Be bentuk present / past tentu memiliki perbedaan makna.
Example : 
• I am beautiful (Menyatakan saya cantik)
• I was beautiful (Menyatakan saya cantik, tapi dulu sedangkan sekarang sudah tidak cantik lagi)

Lalu bagaimana peran To Be sebenarnya? 
1) Menghubungkan subjek dengan :
a. Adjective (kata sifat).
Example :
• He is happy. 
• The food is delicious.

b. Noun (kata benda).
Example :
• My mother is a teacher.
• It is a whiteboard.

c. Adverb (keterangan).
Example :
• Abil is in the canteen. (Keterangan tempat)
• It is early morning. (Keterangan waktu)


2) Menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung / in the moment of speaking.
Example :
• I am eating chocolate. (am + eat + ing = sedang)
• She is cooking in the kitchen. (is + cook + ing = sedang)

*Keduanya menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung atau pada saat kita berbicara. 

Contoh dalam percakapan :
X : Hey, what are you doing?
Y : I'm doing my task (am + do +ing) - in the moment of speaking.

3) Menyatakan kalimat pasif.
Example : 
• She writes a letter. (Kalimat aktif)
• The letter is written by her (Kalimat pasif)

*Keduanya tentu tepat dan bisa digunakan. Kalimat aktif bermakna menulis sedangkan kalimat pasif bermakna ditulis. Namun, tentu ada perubahan signifikan dari kalimat aktif menjadi pasif. 

Subject = She >< The letter
Verb     = Writes >< Is written
Object  = A letter >< Her

Sehingga dapat kita amati uraian kalimat tersebut, bahwa secara struktural telah terjadi perubahan dari kalimat aktif menjadi pasif.




Jadi, itulah sedikit ulasan sederhana penggunaan To Be. Semoga bermanfaat karena berbagi adalah bentuk peduli :)


Jombang, 17 September 2018
-enifaridah-